Selain pertanian, konsumsi rumah tangga juga masih menjadi tulang punggung perekonomian Papua. Hal itu tercermin dari Indeks Konsumsi Rumah Tangga yang mencapai 120,66, menunjukkan daya beli masyarakat dan permintaan domestik masih cukup kuat.
“Indeks konsumsi rumah tangga yang tinggi menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih bergerak dan permintaan domestik terus meningkat,” jelasnya.
Dari sektor perdagangan luar negeri, Papua juga mencatat kinerja positif. Nilai ekspor meningkat sebesar 55,74 persen dengan surplus neraca perdagangan mencapai 6,6 juta dolar AS pada triwulan pertama 2026.
Menurut Andry, capaian tersebut menggambarkan meningkatnya aktivitas logistik dan distribusi barang, baik melalui transportasi laut maupun udara. “Peningkatan ekspor dan surplus perdagangan menunjukkan aktivitas ekonomi semakin bergerak. Ini juga tercermin dari meningkatnya aktivitas transportasi laut dan udara,” ujarnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…