Categories: METROPOLIS

Pertanian Jadi Motor Baru Ekonomi Papua

JAYAPURA-Perekonomian Provinsi Papua pada triwulan pertama 2026 masih menunjukkan tren positif. Sektor pertanian dan konsumsi rumah tangga menjadi dua faktor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah transformasi struktur ekonomi pasca pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan meskipun laju pertumbuhan sektor pertanian mengalami sedikit perlambatan dibandingkan periode sebelumnya, sektor tersebut tetap mencatatkan pertumbuhan dan menjadi penggerak utama ekonomi Papua.

“Pada triwulan pertama tahun 2026 ekonomi Papua masih tumbuh. Penguatan ekonomi terutama ditopang oleh sektor pertanian dari sisi produksi dan konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/6).

Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari sisi produksi, sektor pertanian menjadi penyumbang utama setelah konstruksi, sementara dari sisi konsumsi, pertumbuhan ditopang oleh meningkatnya belanja rumah tangga masyarakat.

Ia menjelaskan, sektor pertanian menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Produksi padi pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan meningkat secara year on year (yoy), dengan total produksi mencapai 545,9 ton.

Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator penting bahwa sektor pertanian Papua mulai bertransformasi dari pola subsisten menjadi sektor ekonomi produktif yang mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini mengindikasikan bahwa sektor pertanian tidak lagi bersifat subsisten, tetapi mulai bertransformasi menjadi sektor produktif yang menopang pertumbuhan ekonomi Papua,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota Soroti Kebocoran PAD dan Pangkas Birokrasi Penagihan

  Menurut Abisai, prestasi baru dapat disebut sebagai pencapaian apabila realisasi PAD mampu melampaui target…

7 hours ago

Gubernur: Perusahaan Daerah Harus Dikelola Profesional!

  Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan, pembenahan telah dilakukan mulai dari jajaran manajemen Bank…

8 hours ago

Target PAD Rp307,5 Miliar Harus Terlampaui

  Berdasarkan laporan performa dari Bapenda Kota Jayaputa, per 7 September 2026, target tahunan PAD…

9 hours ago

Penanganan Tak Berhenti Setelah Masa Tanggap Darurat

  Fakhiri mengatakan, penanganan terhadap warga terdampak kebakaran tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat.…

10 hours ago

Delapan Hari di Pengungsian, Warga Mulai Jenuh

  Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura. Selain memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, pemerintah…

11 hours ago

Jalur Alternatif Entrop-Kampung Buton Rusak

  Kerusakan paling krusial ditemukan tepat setelah tikungan jembatan terowongan menuju tikungan tajam Kampung Buton…

12 hours ago