

Tumpukan sampah di pinggir jalan Buper Waena, belum diangkat petugas, Jumat (31/10) (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Masalah sampah dan konsistensi para petugas dalam mewujudkan Kota Jayapura yang bersih masih menjadi keluhan di tengah masyarakat. Pasalnya di beberapa titik di wilayah Kota Jayapura masih ditemukan tumpukan sampah yang tak kunjung diangkat petugas.
Salah satunya di pinggir Jalan Jalan Raya Bumi Perkemahan (Buper), Waena, distrik Heram. Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi tumpukan sampah itu terdapat di sebelah kanan dari arah Polsek Heram, tepatnya di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) tanjakan, telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
Kondisi ini menimbulkan keresahan dari masyarakat setempat terutama para pengendara yang melintasi wilayah tersebut. Tak diketahui pasti asal sampah sampah beragam jenis itu milik siapa. Sampah yang dikemas dengan kantung-kantung plastik, kardus kosong, botol kemasan plastik dan masih banyak lainnya tersebar di pinggir jalan.
Selain di situ, ada juga sampah menumpuk di pinggir jalan sepanjang Abepura – Waena kemudian di beberapa titik di Jalan Raya Waena – Perumnas III menuju kampus Uncen Atas. Sampah-sampah yang menimbulkan bau tak sedap dan sangat mengganggu pemandangan itu pun tak diketahui pasti kapan akan terangkut atau dibersihkan.
“Entah siapa yang membuang di situ, kadang datang mobil pick up atau motor bawa sampah terus langsung dilemparkan ke situ,” ujar Renold (23), seorang pengendara sepeda motor yang melintasi di jalan itu, Jumat (30/10).
Page: 1 2
Peluncuran buku tersebut dihadiri mahasiswa, akademisi serta Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) Latifah Anum…
Tim pelatih berupaya menjaga momentum positif usai meraih kemenangan 3-1 atas De Red FC pada…
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua, Daud Arim, menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan untuk memberikan…
Disisi lain, suhu udara dingin yang menusuk tulang dan keterbatasan akses jaringan komunikasi kerap menjadi…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp2 miliar pada 2026.…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menngakui jika untuk penyaluran MBG ke sekolah -sekolah…