Hal ini terjadi karena adanya peningkatan pemanasan di permukaan yang dapat memicu pertumbuhan awan cumulonimbus (awan badai). Anomali suhu muka laut di wilayah perairan utara Papua berada pada nilai anomali positif mencapai +1.0 yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah utara Provinsi Papua. Gelombang Atmosfer Ekuatorial Rossby diprakirakan aktif di sebagian besar Wilayah Utara Papua antara, 4-5 Oktober 2025.
“Periode transisi musim penghujan ke musim kemarau dapat meningkatkan intensitas hujan di sebagian besar wilayah Papua yang dapat disertai dengan kilat/petir dan angin kencang,” kata Ezri dalam keterangan tertulisnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…