Hal ini terjadi karena adanya peningkatan pemanasan di permukaan yang dapat memicu pertumbuhan awan cumulonimbus (awan badai). Anomali suhu muka laut di wilayah perairan utara Papua berada pada nilai anomali positif mencapai +1.0 yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah utara Provinsi Papua. Gelombang Atmosfer Ekuatorial Rossby diprakirakan aktif di sebagian besar Wilayah Utara Papua antara, 4-5 Oktober 2025.
“Periode transisi musim penghujan ke musim kemarau dapat meningkatkan intensitas hujan di sebagian besar wilayah Papua yang dapat disertai dengan kilat/petir dan angin kencang,” kata Ezri dalam keterangan tertulisnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, pengawasan ekstra sangat diperlukan guna mencegah terjadinya perilaku menyimpang yang dapat merugikan pelajar itu…
Persipura juga diuntungkan dalam laga ini, tuan rumah dipastikan tidak mendapatkan dukungan dari para suporter…
Menurut Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sembom serangan dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma di…
Coach RD sepertinya masih yakin dengan Matheus Silva, Arthur Vieira dan Takuya Matsunaga untuk mengisi…
‘’Penyebabnya apa? karena di bulan Januari sudah masuk penghujan di Papua Selatan kemudian ada daerah…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa dua laga away ini sangat penting bagi mereka…