

Sejumlah remaja putri yang mengikuti kegiatan talkshow terkait penutupan program Seed Project Papua Youth Advocacy Guide, bagi remaja, di Hotel Horison Abepura, Sabtu (31/8) kemarin. (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Unicef terus melakukan pendampingan kepada remaja putri, mengingat banyaknya kasus kekerasan yang dialami remaja putri baik dari lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal dan sebagainya. Dimana dampak dari hal tersebut beberapa remaja putri yang akhirnya tidak dapat melanjutkan sekolah, hingga ada juga yang memilih untuk mengakhiri hidupnya.
Dengan kondisi tersebut, Unicef menghadirkan sebuah program advokasi anak muda yang telah digelar sejak Mei – Agustus 2024. Kepala Perwakilan UNICEF Papua Aminuddin M. Ramdan menjelaskan, Seed Project Papua Youth Advocacy Guide, bertujuan untuk menggali dan mempromosikan keterlibatan aktif para remaja dalam berbagai isu pembangunan yang relevan di Papua.
“Pendamping terhadap remaja akan terus kami lakukan, karena ini merupakan tugas kami untuk melindungi hak-hak anak atau remaja, dan melalui kegiatan seperti ini kami ingin menggali keterlibatan pemerintah maupun organisasi lainnya, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (31/8) kemarin.
Menurutnya, dengan kegiatan yang telah dilakukan selama 3 bulan, diharapkan dapat berkembang, menjadi. Isu yang lebih luas, menyangkau anak-anak muda. “Dengan begini mereka juga bisa melaporkan kasus-kasus kekerasan yang terjadi dilingkungan sekolah seperti halnya buli, kekerasan fisik dan sebagainya, ” terangnya
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura, Betty Anthoneta Puy mengaku Pemerintah Kota Jayapura sangat mendukung kegiatan ini. Dimana untuk Kota Jayapura sendiri, ada program Kota Layak Anak dan juga Sekolah Ramah Anak.
“Tugas fungsi kami dari dinas sendiri untuk melindungi anak-anak di Kota Jayapura, mengingat Kota Jayapura juga memiliki program Kota Layak Anak dan juga Sekolah Ramah Anak, dengan program UNICEF yang terus membantu pemerintah sangat membantu pemerintah kota Jayapura untuk melindungi hak-hak anak, ” jelasnya. (ana/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…