Sementara itu dari hasil olah TKP diperoleh informasi bahwa pada hari Selasa 26 Maret 2024 lalu sekitar pukul 22.00 WIT saksi bernama Erik Ohe sempat mendengar teriakan meminta tolong sebanyak 3 kali. Saksi Erikpun melakukan pencarian di sekitar sumber suara tersebut, namun tidak menemukan apa apa.
Sementara itu menurut pengakuan Tidoers Ohee, orang tua kandung korban, menyatakan bahwa korban sedang terlibat dalam kasus pencurian mesin babat rumput di wilayah Hukum Polres Jayapura dan saat ini dalam pencarian pihak Polres Jayapura. Atas hal ini ayahnya itu menduga jika korban meninggal akibat terjatuh saat dikejar oleh Tim Opsnal Reskrim Polres Jayapura.
“Saat ini kasus penemuan mayat itu sudah ditangani oleh Polres Jayapura, karena mayat itu dari Sentani, tapi ditemukan di wilayah Hukum Polsek Heram,” ungkap Kapolsek Heram AKP. Frengky Rumbiak, Senin (1/4) kemarin. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…