Categories: METROPOLIS

Pemuda Holtekamp Minta 20% Dana Kampung Untuk Pendidikan

JAYAPURA – Suara generasi muda kembali mengemuka dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik di Kota Jayapura. Ketua Karang Taruna Kampung Holtekamp, Steven Merauje meminta perhatian serius dari Pemerintah Kota Jayapura, khususnya kepada Wali Kota Abisai Rollo, agar sebagian dana kampung dialokasikan secara khusus untuk sektor pendidikan.

Menurut Steven, hingga saat ini masih banyak pemuda di Holtekamp yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, namun terhalang oleh persoalan biaya.

Bahkan, beberapa di antaranya sudah terpaksa menghentikan kuliah karena tidak mampu membayar biaya perkuliahan.

“Kami berharap ada kebijakan jelas, minimal 20 persen dari dana kampung bisa disisihkan untuk sektor pendidikan. Jangan hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga pembangunan sumber daya manusia yang lebih penting untuk masa depan,” tegas Steven saat tatap muka dengan Wali Kota Jayapura dalam kegiatan Turkam di Holtekamp, Selasa (30/9).

Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap pendidikan harus lebih serius. Sebab, menurut Steven, ada pemuda karang taruna yang kuliah sudah semester tiga atau empat, tetapi akhirnya berhenti kuliah karena tidak punya biaya.

“Ini sangat disayangkan, karena mereka adalah potensi yang bisa membawa nama baik kampung dan kota di masa depan,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

57 minutes ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

3 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

4 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

5 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

6 hours ago