Diakui dari asil pemeriksaan tersebut, terdapat sejumlah catatan yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura, di antaranya kesalahan penganggaran, persoalan aset daerah lama, kelebihan volume pekerjaan pada beberapa OPD, serta pengelolaan retribusi pasar yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ada beberapa komponen yang menjadi catatan bagi kami, seperti kesalahan penganggaran, persoalan aset yang merupakan aset lama, kemudian kelebihan volume pekerjaan dari beberapa OPD, serta retribusi pasar yang memiliki potensi PAD,” tambahnya.
Dengan capaian opini WTP ke-13 kali secara berturut-turut, Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan konsistensi dan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…