Categories: METROPOLIS

DPRP dan Bapperida Bahas Integrasi Pokir ke SIPD

JAYAPURA-Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) menggelar pertemuan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Papua di Gedung DPR Papua, Senin (28/4).

Pertemuan ini membahas penginputan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRP ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).

  Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, menjelaskan bahwa Pokir merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRP di masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Aspirasi ini kemudian diperjuangkan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

  “Penyusunan awal Pokir ini berasal dari hasil reses dan penjaringan aspirasi masyarakat oleh para anggota dewan di Dapil masing-masing. Ini adalah langkah awal yang penting dalam merumuskan kebutuhan riil masyarakat Papua,” jelas Denny.

Ia mengungkapkan bahwa Pokir yang diinput ke dalam SIPD mencakup berbagai sektor seperti infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya yang menjadi prioritas masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago