“Saya ingin memberikan beberapa penekanan penting, yakni tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, siapkan fisik dan mental secara prima, hindari segala bentuk pelanggaran, tunjukkan disiplin dan semangat tinggi, serta bangun komunikasi yang baik antara sesama siswa dan tenaga pengajar,” tegasnya.
Dalam amanat tersebut, Kalemdiklat Polri juga menitipkan para siswa kepada jajaran pendidik di SPN Polda Papua agar dibina dan dilatih secara profesional, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, integritas, serta menghindari segala bentuk kekerasan selama proses pendidikan.
Para Kapolda di wilayah Papua pun diminta untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan kesuksesan pendidikan ini, karena lulusan-lulusan inilah yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan tugas Polri di masa mendatang.
Pendidikan Bintara Polri ini akan berlangsung selama tujuh bulan, dengan rincian dua bulan masa pembentukan Bhayangkara, empat setengah bulan pembekalan fungsi teknis kepolisian, dan setengah bulan masa pembulatan sebelum resmi dilantik sebagai anggota Polri. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…