“Sekarang guru sudah mendekati pensiun, tahun lalu ada 2 orang pensiun, tahun ini 2 orang pensiun, tahun 2026 nanti 3 orang pensiun, tahun berikutnya lagi 3 orang pensiun, nanti akan habis kalau tidak diantisipasi dari sekarang guru akan habis,” ungkapnya.
Lebih lanjut Kamino mengaku pihaknya telah berupaya untuk mengajukan permintaan penambahan guru di Dinas Pendidikan Provinsi Papua namun hingga sekarang belum ada jawaban.
Diketahui sebelumnya pemerintah telah melakukan perekrutan tenaga kontrak untuk mengatasi masalah kekurangan guru. Tetapi dalam perjalanannya, terjadi pemutusan kontrak sehingga tidak ada lagi pengiriman guru kontrak ke sekolah ini.
“Dulu pernah ada, tapi beberapa tahun mungkin kendala pembiayaan sehingga terputus, sekarang kami usulkan kalau bisa program seperti itu bisa diadakan lagi supaya mengatasi kekurangan guru,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…
Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan aksi pembakaran dilakukan saat operasi kelompok tersebut berlangsung di…