

Akhmad Sujana, saat menyerahkan laporan pendapat gabungan komisi, pada Sidang LKPJ tahap II di Gedung DPRD Kota Jayapura, Kamis (27/6). (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Pengumuman hasil verifikasi dan validasi (Verval) tenaga Honorer K-2 di Kota Jayapura, tidak hanya mendapatkan aksi protes dari masyarakat, tapi juga mendapatkan sorotan dari Komisi A DPRD Kota Jayapura. Komisi A meminta PJ Walikota Jayapura tidak tergesa gesa mengumumkan hasil Verval Tenaga Honorer TK-2 di Lingkungan Kota Jayapura.
Namun betul betul ditelaah secara baik, dimana nama nama honorer yang yang dimasukan dalam THK-2 benar benar orang yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.
Tuntutan ini disampaikan Komisi A, saat sidang LKPJ tahap II, di Gedung DPRD Kota Jayapura, Kamis (27/6).
Dalam Laporan Gabungan Komisi, yang dibacakan oleh Ketua Komisi C, Akhmad Sujana. Komisi A, meminta agar PJ Walikota Jayapura harus menyelesaikan masalah honorer secara baik dan holistik dalam satu kali pengumuman. Sehingga tidak meningalkan beban bagi tenaga honorer. Apalagi dijanjikan pada pengadaan tenaga ASN/PPPKD yang akan datang.
Karena jika ini dilakukan maka tentunya akan menimbulkan masalah yang menganggu kemampuan fiskal daerah termasuk isu penerimaan 2.000 pegawai tambahan yang diperkirakan akan membebani APBD sebesar RP. 206.064.396.000 (Dua ratus enam milyar, enam puluh empat juta, tiga ratus sembilan puluh enam ribu rupiah).
Selain itu pengadaan pegawai yang saat ini di alokasikan sebesar 1.200 orang diperkirakan akan membebani fiskal daerah sebesar Rp. 123.638.637.000 (seratus dua puluh tiga milyar, enam ratus tiga puluh delapan juta, enam ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah)
“Terkait hal ini, Kami menegaskan kepada PJ Walikota jayapura untuk membatalkan pengumuman walikota Jayapura,” Tegas Komisi A.
Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura, Joni Y. Betaubun mengharapkan, PJ Walikota Jayapura tidak tergesa gesa mengumumkan hasil verval. Namun dipertimbangkan secara baik sehingga tidak menimbulkan perosalan di tengah masyarakat.
“Tapi Puji tuhan PJ Walikota telah mengeluarkan edaran bahwa pengumuman hasil verval tenaga honorer ditunda, kami harap hal ini menjadi perhatian semua pihak untuk bersabar,” imbuh Joni. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…