

Jumpa Pers, Kamar Adat Pengusaha Papua Biak Numfor. KAP Biak Numfor mengaku melakukan Walkout sebagai wujud kekecewaan terhadap jalannya pelaksanaan Konfrensi Pusat KAP-Papua di Biak. (Foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK-Pimpinan serta anggota Kamar Adat Pengusaha Papua asal Kabupaten Biak Numfor melakukan walkout pada lanjutan jalannya penyelenggaraan Konfrensi Pusat III KAP-Papua di Hotel Asana, Jumat (28/6).
Aksi ini dilakukan sebagai wujud ketidakpuasan dan kekecewaan karena jalannya penyelenggaraan kegiatan, yang mengagendakan pemilihan Ketua KAP-Papua yang baru, itu tidak sesuai dengan aturan yang telah diatur dalam ADRT KAP-Papua.
Ketua KAP Biak Numfor melalui Sekretaris KAP Biak Numfor Nehemia Jemmy Randongkir mengatakan pihaknya tidak setuju, karena awalnya tidak ada undangan yang disebar, sementara disisi lain masih ada miss komunikasi antara pimpinan KAP-Papua yang lama dan pelaksana tugas pimpinan KAP-Papua saat ini.
“Kami datang kesana bersama dengan tim kuasa hukum, karena kami lihat juga dari sisi kehadiran juga masih kurang, lalu ada surat pembatalan terkait dengan agenda itu sudah dilayangkan dari Dewan Adat Byak tidak digubris, fungsi dan kewenangan dewan kehormatan juga tidak digubris, ini semua sudah tidak sesuai dengan ketentuan, makanya kita lakukan cara yang elegan dengan membubarkan diri,” ungkap Nehemia, pada jumpa pers, di Sorido Jumat, (28/6).
Sementara, perwakilan Tim Advokasi Hukum KAP Biak Simon Yawan, SH mengatakan berkaitan dengan konfrensi tersebut, setelah melakukan pertemuan dengan dewan adat, dan melihat adanya ketidakabsahan secara hukum, dilihat dari berbagai kejanggalan yang ada.
Point yang menjadi dasar penolakan Konfrepus III oleh KAP Biak diataranya, kehadiran badan pengurus KAPP Pusat untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, dan anggota konferpus tidak resmi/tidak mencapai separuh dari total 42 kabupaten/kota pengurus KAP se-Tanah Papua.
Adanya surat pembatalan/penundaan agenda tersebut, kepengurusan plt KAPP Papua (Pusat) dari Dewan Kehormatan (DK) Dewan Adat Papua (DAP). Selanjutnya Surat Manfun Kawasa Byak kepada Dewan Kehormatan adanya misskoordinasi. (il).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…