Categories: MIMIKA

Serapan Anggaran Masih Sangat Rendah, Bupati Mimika Berang

MIMIKA – Serapan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika tahun anggaran 2025 hingga smapai dengan Agustus 2025 masih sangat rendah.

Hal ini disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (25/8).

Johannes menduga, hal ini dikarenakan adanya kegiatan-kegiatan fisik di OPD yang belum berjalan. Bahkan, ada juga kegiatan yang sudah berjalan namun belum dilakukan pembayaran uang muka oleh OPD terkait kepada kontraktor selaku pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan.

“Saya sudah buat surat edaran apabila sampai tanggal 31 (Agustus) segera melapor kenapa? apa alasannya? Kalau tidak kita cut pekerjaannya. Jadi mohon segera dilakukan proses-proses yang seharusnya dijalani,” tutur Johannes.

Johannes mengungkap bahwa bahkan ada kegiatan penunjukkan langsung yang nilai kontraknya di bawah Rp1 miliar namun ada pejabat yang tidak melaksanakannya.

“Saya dengar ada pejabat-pejabat yang tidak mau melaksanakan pekerjaan-pekerjaan, bahkan ada pekerjaan penunjukkan langsung yang di bawah satu miliar juga. Minggu ini saya akan lihat dulu, kalau tidak, pejabatnya harus kita ganti,” ungkap Johannes.

Ketika disinggung dengan Dinas PUPR Kab. Mimika, Bupati Mimika mengatakan, dengan adanya pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR Kabupaten Mimika menyebabkan proses lelang proyek terhambat. Bahkan, hingga di masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, persoalan di Dinas PUPR ini masih terus terjadi.

“Kenapa belum jalan karena persoalan sebelum–sebelumnya toh. Kita harus ganti PPK dan itu yang membuat lambat. Yah, ini persoalan administrasi,” kata Johannes.

Selain itu, Johannes juga menerangkan bahwa pihaknya juga harus melakukan evaluasi bersama inspektorat untuk melakukan review terhadap proyek yang akan dilelang. “Jadi ini ada kegiatan kita mau dilelang, itu harus direview (ditinjau,red) dulu betul atau tidak semua, itu juga buat lama,” ujarnya menambahkan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Komarudin: Otsus Papua Jangan Kehilangan Arah!

nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…

4 hours ago

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

13 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

14 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

16 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

17 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

18 hours ago