

Suasana pertemuan Pemkab Mimika bersama aparat keamanan dan tokoh masyarakat adat Suku Kamoro dalam membahas pemetaan hak ulayat di Kapiraya, bertempat di Aula BPKAD Kabupaten Mimika, Senin (23/2). (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Menindaklanjuti arahan Gubernur Papua Tengah terkait sengketa wilayah di Kapiraya, Bupati Mimika Johannes Rettob menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh masyarakat Suku Kamoro pada Senin, 23 Februari 2026.
Pertemuan tersebut difokuskan pada penggalian sejarah asal-usul wilayah serta pengumpulan data faktual mengenai hak ulayat di perbatasan Mimika dengan dua kabupaten tetangga, yakni Dogiyai dan Deiyai.
Bupati Johannes Rettob menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi tingkat provinsi. Pihaknya kini berupaya menghimpun informasi dari para pemangku adat yang memahami betul sejarah kepemilikan lahan di wilayah Kapiraya.
Pertemuan ini guna mengumpulkan data-data mencakup peta hak ulayat, mulai dari lokasi dusun, situs sistem barter tradisional, hingga letak pemukiman kampung lama.
Setelah data dari tokoh masyarakat terkumpul, Pemkab Mimika berencana melakukan tinjauan lapangan sebelum bertemu dengan perwakilan pemerintah kabupaten tetangga dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menyamakan persepsi.
“Selanjutnya nanti kita turun lihat dulu di sana, habis itu kita kumpul dengan teman-teman dari kabupaten lain, kita samakan persepsi dengan provinsi,” ujar Johannes, Selasa (24/2).
Page: 1 2
Penjual komoditas Pertanian dan kios sembako di Pasar Pharaa Sentani, Sumarni, mengaku jika harga tomat…
Pemerintah Kabupaten Jayapura fokus menyiapkan lokasi Festival Danau Sentani (FDS) di Khalkote Distrik Sentani Timur,…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan PAD tidak hanya melalui penertiban pajak reklame di ruas-ruas…
Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…