Categories: BERITA UTAMA

Disinyalir Gara-gara Anjing Dipotas, Warga Kaugapu Palang Jalan Utama

MIMIKA – Warga Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah memblokade jalan di Jalan Poros Timika – Poumako, Selasa (24/2). Aksi blokade jalan ini menyebabkan arus lalu lintas di lokasi tersebut lumpuh.

Dalam rekaman video yang beredar di grup-grup WhatsApp publik di Mimika, terjadi antrian panjang di lokasi akibat palang jalan tersebut. Banyak kendaraan dari arah Poumako menuju ke Timika dipaksa berhenti. Ada juga kendaraan roda dua yang terkapar putar balik karena tidak diizinkan lewat.

Dari informasi yang beredar aksi palang jalan ini terjadi karena adanya empat ekor anjing yang mati dibunuh dengan cara dipotas (diracun). Hal tersebut menyebabkan masyarakat marah dan memblokade jalan. Dari beberapa gambar juga terlihat empat ekor anjing diletakkan di tengah jalan sebagai bentuk protes. Hanya terkait ini Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengaku belum mengetahui persis.

“Saya cek dulu,” jawab Kapolres dalam pesan singkatnya.

Namun informasi ini segera diluruskan oleh Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq. Bakri menyebutkan bahwa insiden anjing dipotas hanya menjadi pemantik dari persoalan yang lebih besar, yakni tuntutan pembayaran ganti rugi tanah ulayat Kampung Kaugapu senilai Rp8 miliar. Akibatnya, warga memblokade jalan dengan menebang pohon dan menutup badan jalan, sehingga jalan poros utama Timika-Pomako lumpuh total.

“Memang awalnya soal anjing yang dipotas, tapi itu hanya alasan. Pokok persoalannya adalah tuntutan ganti rugi tanah adat,” ujar Bakri.

Lebih lanjut menurut Bakri, tuntutan tersebut berkaitan dengan klaim hak ulayat atas lahan yang saat ini telah berdiri bangunan kantor bupati lama Mimika. Saat ini, pemerintah distrik telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mencari solusi atas klaim tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

20 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

21 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

1 day ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

1 day ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

1 day ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 day ago