Sejumlah tokoh masyarakat dari Kampung Kaugapu bahkan telah berangkat ke Timika untuk bertemu langsung dengan bupati. Karena jalan yang dipalang merupakan akses umum dan vital, pihak distrik juga meminta bantuan aparat kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan.
Bakri menyebut Kepala Kampung Kaugapu telah dipanggil oleh bupati untuk dimintai penjelasan. Hingga saat ini, palang masih terpasang dan arus lalu lintas masih terputus. Warga menyatakan palang akan dibuka apabila tuntutan pembayaran ganti rugi tanah ulayat tersebut dipenuhi. (mww/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…