Sejumlah tokoh masyarakat dari Kampung Kaugapu bahkan telah berangkat ke Timika untuk bertemu langsung dengan bupati. Karena jalan yang dipalang merupakan akses umum dan vital, pihak distrik juga meminta bantuan aparat kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan.
Bakri menyebut Kepala Kampung Kaugapu telah dipanggil oleh bupati untuk dimintai penjelasan. Hingga saat ini, palang masih terpasang dan arus lalu lintas masih terputus. Warga menyatakan palang akan dibuka apabila tuntutan pembayaran ganti rugi tanah ulayat tersebut dipenuhi. (mww/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Penyebab paling umum dari tangan yang berkeringat berlebihan adalah kondisi yang disebut hiperhidrosis primer. Pada…
Sebuah studi terbaru mengenai skenario bahaya banjir menunjukkan sebagian besar wilayah Pontianak rawan genangan. Dalam…
Buron kasus narkoba itu berhasil diringkus oleh Bareskrim Polri sehari setelah surat DPO disampaikan kepada…
Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu berjanji akan terus memberikan ruang kepada semua pihak…
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, menegaskan bahwa kegiatan razia miras bukanlah hal…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar, menyampaikan bahwa kegiatan…