

Polisi mendatangi TKP penganiayaan terhadap L.M (41) di Jalan Mayon, Distrik Kuala Kencana, Mimika, pada Kamis sore, 21 Mei 2026. (Foto: Istimewa).
MIMIKA — Konsumsi minuman keras (miras) kembali memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika. Merespons cepat situasi tersebut, personel Polsek Kuala Kencana berhasil mengamankan seorang pria berinisial B.T yang diduga melakukan penganiayaan terhadap L.M (41) di Jalan Mayon, Distrik Kuala Kencana, Mimika, pada Kamis sore, 21 Mei 2026.
Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko Kurniawan bergerak ke lokasi kejadian sekira pukul 17.00 WIT. Polisi bertindak setelah menerima laporan warga mengenai seorang pria yang tergeletak lemas di depan Kantor Sinode GKII. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengungkapkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh perselisihan fisik antara korban dan pelaku yang sama-sama di bawah pengaruh alkohol. Akibat duel tersebut, L.M menderita luka ringan di bagian lutut dan kepala belakang.
“Dari keterangan saksi di lokasi, awal kejadian terjadi saat pelaku mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk berat dan terlibat perselisihan yang kemudian menjadi saling adu fisik. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dan terjatuh di jalan,” jelas Hempy saat dikonfirmasi, Jumat, (22/5).
Polisi langsung mengevakuasi korban menggunakan mobil patroli ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) demi mendapatkan perawatan medis. Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemi Reinhard, yang datang langsung ke RSMM menemui keluarga korban, menegaskan kembali komitmen kepolisian dalam memberantas dampak buruk alkohol di wilayah hukumnya.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…