

Tim SAR gabungan menyusun rencana sesaat sebelum pencarian terhadap Yusti, pendulang tradisional yang hanyut di kali jernih Mile 30 . (Foto: Istimewa).
MIMIKA – Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Sat Pol Airud Polres Mimika dan Relawan Timika kembali melakukan pencarian terhadap Yusti (20), pendulang tradisional yang dilaporkan tenggelam dan terseret arus sungai di Kali Jernih Mile 30, pada Selasa sore, 19 Agustus 2025.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna menerangkan, pencarian hari kedua dilakukan setelah pada hari pertama korban belum juga ditemukan oleh Tim SAR gabungan.
“Pada pencarian hari ke-2 ini tim SAR gabungan akan melakukan penyisiran menggunakan drone thermal dan 2 unit perahu karet dari Mile 28 hingga 21 Timika,” kata I Wayan dalam keterangan resminya, Rabu, (20/8).
Lanjut dikatakan, tim SAR gabungan juga akan melakukan penyisiran di area sungai dengan berjalan kaki guna memeriksa lokasi yang dicurigai sebagai tempat korban berada. Hingga berita ini dirilis tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di Kali Jernih Mile 30 Timika.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…