

Kegiatan Kios Pangan Keliling yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (14/2/2025), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
Anggaran DKP Mimika Dipangkas Rp1 M
MIMIKA – Sejumlah program strategis di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terancam tidak dapat dilaksanakan buntut refocusing anggaran yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam rangka efisiensi anggaran. Salah satu yang paling terdampak adalah pelaksanaan Kios Pangan Keliling yang dilaksanakan sebanyak dua kali daam seminggu.
Seperti diketahui, Kios Pangan Keliling merupakan program dari Dinas Ketahanan Pangan untuk memberdayakan para petani lokal binaan guna memasarkan hasil taninya kepada masyarakat dengan anggaran yang dikelola. Namun, akibat refocusing ini, anggaran yang tadinya dialokasikan untuk pelaksanaan program Kios Pangan Keliling harus dipangkas.
“Memang kita di Dinas Ketahanan Pangan kebetulan yang dapat refocusing itu kegiatan ini (Kios Pangan Keliling), kita ada pemotongan kemarin lumayan, kita ada pemotongan satu milliar rupiah,” kata Pejabat Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DKP Mimika, Husnia saat ditemui dalam pelaksanaan Kios Pangan Keliling di lapangan Kantor Puspem Kabupaten Mimika, Jumat (14/2) kemarin.
Husnia menerangkan, dampak dari refocusing anggaran ini, rencana pengambilan hassil tani dari beberapa kelompok pun terpaksa dikurangi. Husnia menyebutkan, sebelumnya saat belum dilakukan refocusing anggaran, dana yang dialokasikan untuk pelaksanaan program Kios Pangan Keliling ini sebesar Rp2 milliar.
“Sekitar dua milliar lebih kalau tidak salah. Jad satu milliar dipotong,” ungkap Husnia.
Husnia menerangkan, Kios Pangan Keliling ini menjual pangan lokal seperti sayuran dan ubi-ubian dengan harga subsidi dengan mengikutsertakan beberapa jenis komoditas lainnya untuk menarik minat masyarakat selaku konsumen.
“Jadi tujuannya kita itu, membantu memasarkan hasil tani masyarakat Orang Asli Papua (OAP) petani lokal agar mengefisiensi waktu dan tenaga mereka serta biaya transportasi sehinga mereka tidak duduk lama lagi menjual di Pasar,” pungkasnya.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…