

Bupati Mimika Johannes Rettob. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Di tahun pertama pemerintahannya Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob—Emanuel Kemong belum dapat mengakomodasi visi dan misi di era pemerintahannya. Menurut Johannes sebagian kecil program dari visi dan misinya bersama Wakil Bupati baru dapat dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).
Keterbatasan ini lantas mendorong Johannes Rettob dan Emanuel Kemong untuk fokus pada penataan reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas layanan publik.
Saat ini, menurut Johannes, banyak dari pejabat di lingkungan Pemkab Mimika yang mulai mundur dari jabatannya karena tidak sesuai kepangkatan yang dimiliki. Johannes Rettob pun mengajak ASNagar fokus pada jenjang karir. “Karir kita itu ke depan, jabatan ini hanya sesaat saja kok,” tegas Johannes, Rabu (12/11).
“Mereka (pejabat) pengunduran diri sendiri (dari jabatan), itu selalu saya imbau supaya mereka bisa naik pangkat. Pegawai negeri ini ada punya jenjang, jenjang pangkat eselon III itu pangkatnya apa, eselon IIIB minimal pangkatnya apa, itu semua ada,” tambahnya.
Johannes mengakan bahwa bila ASN yang tidak memenuhi syarat maka tidak akan bisa naik jabatan. “Makanya selalu saya bilang kamu (ASN/pejabat) mau pikir jabatan atau pikir karir? Kalau pikir karir ya mundur,” terangnya.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…