Categories: MIMIKA

Kebakaran di Mapurujaya Km 8 Dua Unit Bangunan Ludes

Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah

MIMIKA – Langit malam di Distrik Wania berubah menjadi merah mencekam saat api raksasa mengamuk tanpa ampun. Sebuah tragedi kebakaran hebat menghanguskan dua unit bangunan permanen di Jalan Poros Timika–Mapurujaya Km 8, Kabupaten Mimika, pada Sabtu, 4 April 2026.

Di bawah kegelapan malam yang pecah oleh suara ledakan material, harta benda yang dibangun bertahun-tahun sirna hanya dalam hitungan jam. Bencana ini tidak hanya meruntuhkan struktur bangunan, tetapi juga menyapu bersih sebuah kandang ternak yang menjadi tumpuan ekonomi pemiliknya.

Kerugian finansial akibat peristiwa ini ditaksir mencapai angka fantastis, menyentuh miliaran rupiah, meninggalkan duka mendalam bagi para korban yang kini hanya bisa menatap puing-puing yang masih berasap.

Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, mengonfirmasi dahsyatnya peristiwa yang memutus kesunyian malam tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan masuk saat api sudah mulai lepas kendali di tengah pemukiman warga. “Iya betul, tadi malam sekitar jam 11 lewat,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (5/4).

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bencana ini dipicu oleh kegagalan teknis yang fatal di area belakang bangunan. Arus pendek listrik diduga kuat menjadi pemantik utama munculnya lidah api yang dengan cepat merambat ke struktur lainnya.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting yang berasal dari kandang hewan peliharaan,” lanjut dia.

Amukan api tersebut dilaporkan menghanguskan satu unit rumah tinggal utama dan satu rumah kontrakan. Tragedi ini kian memilukan karena 14 ekor babi milik korban terperangkap di dalam kandang dan tidak sempat diselamatkan, menambah daftar panjang kerugian selain barang-barang berharga yang kini telah menjadi abu.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Mattinetta mengatakan aparat keamanan bergerak cepat menembus kemacetan untuk mencapai titik api.

Dalam momen ini, terjadi pengerahan personel besar-besaran guna mengamankan lokasi yang telah berubah menjadi zona berbahaya tersebut. “Iya, tadi malam terjadi kebakaran,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

11 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

12 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

13 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

14 hours ago