

Bupati Keerom, Piter Gusbager saat merayakan kemenangan mereka atas PS Yapen di Stadion Barnabas Youwe pada Kamis (2/4). (foto:Erianto / Cepos)
Sejarah Baru Sepakbola Papua
JAYAPURA – Tim Persiker Keerom berhasil mencatatkan sejarah baru pada kompetisi Liga 4 zona Papua. Tim berjuluk Badai Perbatasan itu sukses mengunci gelar juara Liga 4 musim 2025/2026.
Meski masih menyisakan satu laga kontra Nafri FC, namun tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Keerom itu sudah memastikan titel juara usai menyapu bersih 6 laga. Terakhir, Persiker menang 1-0 atas PS Yapen pada Kamis (2/4) di Stadion Barnabas Youwe Sentani.
Persiker kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin, mereka unggul 6 poin atas Nafri FC pada posisi kedua sebagai pesaing terdekat mereka.
Tim yang lahir pada tahun 2014 itu menjadi satu-satunya wakil Papua yang akan bertarung pada seri nasional pada akhir April mendatang.
Ketua Umum Persiker, Piter Gusbager melayangkan pujian kepada seluruh pemain, pelatih dan official tim yang berhasil menggoreskan tinta emas pada kompetisi sepakbola Indonesia.
“Enam kali bermain sapu bersih dan kita telah mengantongi 18 poin dan itu tidak bisa dikejar lagi oleh tim lain. Dan hari ini (Kamis-red) kita pastikan kita sudah mengunci juara Liga 4 Provinsi Papua dan selamat untuk Persiker atas capaian yang luar biasa,” ungkap Gusbager.
Bupati Keerom itu juga menegaskan kemenangan sempurna yang ditorehkan oleh Anis Nabar dan kawan-kawan merupakan kerja keras dalam latihan dan pertandingan.
“Satu yang harus saya garis bawahi Persiker bukan menang karena dimenangkan oleh siapapun, tapi ini hasil kerja keras mereka. Hasil kerja keras pemain di lapangan selama enam pertandingan. Mereka bekerja keras, mereka fokus dan disiplin baik di luar lapangan sampai dengan di dalam lapangan,” ujarnya.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…