

Tampak salah satu tempat wisata yang orang menyebutnya "Kali Biru’’ di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Untuk mengoptimalkan sektor pariwisata dan mendongkrak PAD di Kabupaten Jayapura, maka Pemerintah Kabupaten Jayapura terlebih dahulu menetapkan Perda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPDA) dan ini telah disahkan dalam rapat paripurna sidang DPRD Kabupaten Jayapura, bersama penyerahan Perda APBD TA 2024 bulan lalu.
“RIPPDA Kabupaten Jayapura telah disahkan, sehingga kita dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura terus mendorong bagaimana nanti bisa mewujudkan kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Jayapura,’’ ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay, Kamis (28/12).
Menurut Mokay, RIPPDA sangat penting karena pemerintah pusat jika ingin mengetahui pariwisata maka terlebih dahulu melihat daerah baik itu, baik provinsi maupun kabupaten/kota mengenai RIPPDA.
“Apa yang pemerintah pusat rencanakan dan ingin dicapai secara nasional terkait pembangunan pariwisata, maka RIPPARNAS, RIPPAPROV dan RIPPDA harus sejalan atau terkoneksi,” ujarnya.
Diakuinya, dengan adanya RIPPDA Kabupaten Jayapura maka Pemkab Jayapura bisa memberikan dukungan secara dana, termasuk dari pemerintah pusat memberikan dana sehingga dana tersebut bisa digunakan untuk pengembangan sektor pariwisata dan bisa tahu capaian-capaian yang diperoleh hasilnya ada dan dapat terukur.
“Jika sektor pariwisata sudah dikembangkan dan dikelola dengan baik maka bisa membantu meningkatkan PAD,’’tandasnya.
Dengan sudah disahkannya Perda RIPPDA Kabupaten Jayapura maka diharapkan sektor pariwisata bisa terkelola dengan baik, ada regulasi yang jelas. Sehingga Dinas Pariwisata mau bergerak sudah ada aturan yang jelas.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…