

Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura melakukan olah TKP, ledakan yang terjadi pada mobil Pickup yang tengah mengangkut petasan, Minggu (28/12). (foto:Polres Jayapura for Cepos)
SENTANI – Sebuah mobil pengangkut petasan mengalami ledakan dan terbakar di Jalan Raya Sentani–Abepura, tepatnya di turunan Rumah Makan Dapur Papua, Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (28/12).
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura langsung melakukan pengecekan dan mengambil keterangan para korban di RSUD Yowari sekitar pukul 13.30 WIT.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, mengatakan ledakan diduga berasal dari tumpukan petasan yang diangkut kendaraan tersebut.
Menurut keterangan sopir, Alexander Bauw, mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi PA 8042 AJ mengangkut satu karung petasan korek seberat 50 kilogram dan tiga karton petasan jenis Roman Candle. Petasan tersebut diantar dari Toko Rajawali Tanah Hitam menuju sebuah toko di wilayah Toladan, Sentani.
“Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari bagian belakang mobil sehingga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah,” ujar AKP Alamsyah saat dikonfirmasi, Minggu (28/12).
Akibat kejadian tersebut, dua penumpang dilarikan ke IGD RSUD Yowari untuk mendapatkan perawatan medis, sementara sopir dilaporkan tidak mengalami luka.
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…