

Haryanto (foto:Priyadi/Cepos)
Dinas Terkait Tetap Memberikan Perhatian ke Koperasi yang Masih Eksis
SENTANI-Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Haryanto mengatakan, sampai saat ini jumlah koperasi di Kabupaten Jayapura yang terdata sebanyak 314 koperasi. Namun yang aktif 194 koperasi, sisanya sudah mati suri, sehingga yang masih aktif ini perlu dibenahi untuk diberikan pelatihan dan pembinaan.
“Saat ini usaha koperasi memang mengalami penurunan. Bahkan sebelum ada pandemi Covid-19 dan ini dirasakan di seluruh Indonesia. Menurunnya usaha koperasi disebabkan beberapa faktor, dimana pengurus dan anggota sudah tidak sejalan dengan yang diharapkan.
Anggota tidak berpartisipasi atau partisipasinya lemah, kurangnya pengalaman dalam melakukan usaha dan tidak ada rangsangan atau motivasi untuk menjalankan usaha koperasi,”ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, Rabu (26/10) kemarin.
Walaupun demikian, pemerintah masih memberikan perhatian kepada koperasi melalui dinas terkait. Wajib bagi dinas memberikan perhatian kepada usaha koperasi, apakah memberikan pelatihan dan pembinaan kepada pengurus koperasi yang masih eksis ataupun program lainnya.
Apalagi bentukan usaha koperasi ada dari jaman Belanda dan di Indonesia digagas Drs. Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia, tentu usaha koperasi tetap terus diperhatikan dan dipertahankan.(dil/ary)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…