

Bupati Jayapura Yunus Wonda didampingi Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku memberikan keterangan kepaa wartawan, belum lama ini. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan sekaligus mendorong proses pemekaran wilayah Grime Nawa. Langkah ini merupakan bagian dari janji politik yang disampaikan kepada masyarakat sejak masa kampanye Bupati dan Wakil Bupati Jayapura.
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pemekaran Grime Nawa merupakan komitmen pemerintah daerah yang akan diperjuangkan secara serius dan terencana, sesuai dengan aspirasi masyarakat setempat.
“Pemekaran Grime Nawa ini sesuai dengan komitmen kami sejak awal. Saat kampanye, kami sudah sampaikan kepada masyarakat Grime Nawa bahwa kami akan memperjuangkan pemekaran wilayah ini,” ujar Yunus Wonda.
Ia mengakui, selama ini terdapat berbagai kelompok dan tim masyarakat yang terbentuk untuk memperjuangkan pemekaran Grime Nawa. Namun demikian, pada tahap ini Bupati berharap agar seluruh proses pembahasan dan pengusulan pemekaran dapat difokuskan dan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah.
“Untuk saat ini, kami harapkan pembahasan Grime Nawa biarlah pemerintah yang mengurus. Panitia yang kami bentuk adalah putra-putri asli Grime Nawa yang juga bekerja di pemerintahan, sehingga memahami mekanisme dan regulasi yang ada,” jelasnya.
Bupati menegaskan, keterlibatan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam proses pemekaran. Namun kehadiran masyarakat akan dilakukan pada tahap-tahap tertentu sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku.
Page: 1 2
Edu menyampaikan, jika dirinya mendapatkan telpon dari anak almarhum. Dia menyampaikan kalau bapanya tiba-tiba tidak…
Tak berhenti di atas kapal, informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos aksi bentrok juga berlanjut di…
Dalil kurangnya informasi masuk ke lembaga representasi masyarakat adat Papua itu, yang mengakibatkan para investor…
Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan terdapat delapan poin kesimpulan…
Menurut laporan The Nation Thailand, para penumpang dan instansi terkait bekerja sama dengan baik dalam…
Dua nama yang dimaksud adalah Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, masing-masing mantan direksi di subholding…