Poin kedua bahwa meski berbeda pilihan kita semua tetap bersaudara dan bukanlah alasan untuk terpecah-belah dan poin ketiga seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura secara aktif berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, dengan mengaktifkan sistem pengamanan lingkungan yang telah ada di masyarakat.
“Untuk poin keempat, mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh ormas serta paguyuban yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura sebagai motor penggerak dalam mencegah dan menangkal segala bentuk provokasi berita hoax, guna mencegah terjadinya konflik antar warga dengan mengedepankan komunikasi dan musyawarah demi menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat dan bangsa,”ungkapnya di Sentani, Selasa (24/10) kemarin.
Sedangkan poin kelima, jangan mudah terprovokasi atau terhasut oleh berita-berita hoax yang tidak jelas, yang sengaja dibuat untuk memecah belah masyarakat dan poin keenam, bersama kitorang wujudkan Pemilu yang aman dan damai, serta bermartabat di Kabupaten Jayapura.(dil/ary)
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…