Kedepannya Bupati Jayapura harapkan, adanya kerjasama antara lembaga-lembaga terkait yang menangani kasus HIV/AIDS dan bisa berperan bersama memberantas kasus tersebut.
“Harus melibatkan LSM atau lembaga terkait lainnya, karena mereka yang lebih memahami tentang HIV/AIDS, bagaimana cara membatasi, mencegah , atau memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan upaya-upaya lainnya,” tambah Yunus Wonda.
Dalam waktu dekat, Bupati Jayapura akan mengundang lembaga-lembaga terkait untuk melihat dan membantu berikan solusi terkait penanganan kasus HIV AIDS di Kabupaten Jayapura.”Kasus HIV/AIDS kita setiap tahun meningkat, dimana tahun 2023 jumlah positif 594 orang dan tahun 2024 kasus mencapai 643 orang,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…