Categories: SENTANI

Musrembang Distrik, Diharapkan Dapat Bermuara Pada APBD dan APBN

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Distrik se- wilayah pembangunan II tahun 2025.

  Musrembang tersebut dilakukan di Kampung Bukisi, Distrik Yokari, Kabupaten Jayapura dengan mengangkat tema, “Pemantapan pelayanan masyarakat berbasis distrik, dengan didukung oleh pemberdayaan masyarakat adat, dan pengembangan kampung adat, serta pelestarian lingkungan dan sumber daya alam dalam tatanan sosial yang ramah”.

  Kegiatan tersebut dihadiri OPD-OPD dilingkungan Pemkab Jayapura, DPR, DPRK dan juga 5 Distrik yakni Distrik Yokari, Distrik Demta, Distrik Sentani Barat Moi, Distrik Depapre dan Distrik Rafenirara.

  Ketua Panitia Musrembang, Jimmy Fitowin mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin dari pemerintah daerah, sebagai upaya menyusun program pembangunan tingkat kampung hingga nasional.

“Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena untuk musrembang tingkat distrik, tidak lagi dilakukan pengusulan, karena usulan dari kampung sudah langsung kita input, karena sudah dilakukan sebelumnya waktu dilakukan musyawarah tingkat kampung, sekarang tinggal kita paparkan pada OPD-OPD Terkait, agar dapat diberikan tanggapan Terkait usulan-usulan tersebut, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2) kemarin.

Adapun usulan yang diprioritaskan adalah Jalan lintas Demta -Maribu, jembatan Norowi, yang mana ini merupakan akses yang menghubungkan masing-masing kampung.

Sementara itu, Pj. Bupati Jayapura, Samuel Siriwa mengatakan, diharapkan dari musrembang yang dilakukan, masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, bisa dikemas dalam satu program kegiatan bersama dengan kampung dan distrik.

Oleh karena itu, hal-hal yang sifatnya mendasar seperti ketahanan pangan yang cukup, karena jika kebutuhan gizinya cukup maka akan menjadi sehat.

“Saya tegaskan disini menjaga pasokan ketahanan pangan di masing-masing kampung, menjaga stok ketersediaan pangan lokal, perikanan dan sebagainya, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2) kemarin.

Diakuinya, selain itu dari sisi ekonomi juga harus diperhatikan, bila perlu ada UMKM atau Koperasi yang dapat membantu masyarakat untuk memasatkan produk-produk pangan lokal dan hasil laut yang mereka tangkap.

Selain itu, sektor pendidikan yakni meningkatkan SDM yang unggul  dari setiap kampung yang ada untuk membangun kampung itu, selain itu yang tidak kalah pentingnya yakni pembangunan infrastruktur.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

9 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

15 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

16 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

17 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

23 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

24 hours ago