

Kasat Narkoba, Iptu Muhammad Imran, S.E., M.H., didampingi Kejaksaan Negeri Jayapura, Yosef, S.H., Yen Erwini, S.H , Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Takwa, S.H, saat memperlihatkan BB Narkoba yang akan dimusnahkan dan diperlihatkan bersama para pelaku di Mapolres Jayapura, Sabtu (20/7/2024) lalu. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI– Menyikapi situasi terkini terkait peredaran Narkotika di Wilayah Kabupaten Jayapura yang semakin meningkat, Satnarkoba Polres Jayapura dan jajaran pemerintah, stakeholder dan lain- lain, terus melakukan berbagai upaya guna menyikapi kasus tersebut.
Dimana dari hasil terungkapnya jaringan pemilik narkoba Pil Koplo Jenis Logo Y sebanyak 2.130 butir dan Ganja seberat 2,7 kg di Kabupaten Jayapura dan kini barang bukti pelaku telah dilakukan proses pemusnahan oleh Satnarkoba Polres Jayapura.
Kasus ini menjadi perhatian serius Satnarkoba Polres Jayapura untuk menggali siapa pelaku lainnya dari jaringan bisnis haram Narkoba tersebut .
“Pelaku yang kami tangkap ini memang masih kami lakukan pengembangan lagi. Tidak sampai di sini saja, memang mereka baru ditangkap tapi mereka bisa jadi pemain lama yang baru tertangkap, sehingga kami masih melakukan penyidikan lagi siapa saja jaringan lain yang terlibat, “ungkap Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Narkoba Polres Jayapura AKP Iptu Muhammad Imran.
Diakui, di Kabupaten Jayapura peredaran Narkoba masih cukup tinggi, apalagi cara pemesanan juga sudah ada lewat paket pengiriman yang didatangkan dari luar Papua.
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…