Ia juga mendorong para pelajar untuk menjauhi tindakan yang tidak bermanfaat. “Kalau tidak ada kesibukan setelah pulang sekolah, lebih baik isi waktu dengan berolahraga dan mengembangkan minat serta bakat. Jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri, apalagi sampai tawuran,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Wabup Haris Yocku mengimbau agar para pelajar dari kedua sekolah yang sempat terlibat konflik dapat berdamai dan memperbaiki hubungan.
“Siapa pun yang bertikai, sebaiknya berdamai. Kalian bersekolah bukan untuk menjadi preman, tetapi untuk menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut laporan The Nation Thailand, para penumpang dan instansi terkait bekerja sama dengan baik dalam…
Dua nama yang dimaksud adalah Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, masing-masing mantan direksi di subholding…
Sorotan tajam itu disampaikan Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. Ia mempertanyakan konsistensi kebijakan…
Kini, sorotan serupa juga disampaikan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua. Kepala Perwakilan Ombudsman…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menyampaikan…
Di sela aktivitas tersebut, salah seorang pekerja menemukan tiga kotak peluru berbahan logam yang berisi…