Ia juga mendorong para pelajar untuk menjauhi tindakan yang tidak bermanfaat. “Kalau tidak ada kesibukan setelah pulang sekolah, lebih baik isi waktu dengan berolahraga dan mengembangkan minat serta bakat. Jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri, apalagi sampai tawuran,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Wabup Haris Yocku mengimbau agar para pelajar dari kedua sekolah yang sempat terlibat konflik dapat berdamai dan memperbaiki hubungan.
“Siapa pun yang bertikai, sebaiknya berdamai. Kalian bersekolah bukan untuk menjadi preman, tetapi untuk menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…