

Suasana aktivitas Pasar Lama Sentani, yang drainasenya tidak layak, Rabu (12/2) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI -Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro, menegaskan bahwa tahapan relokasi Pasar Lama Sentani tetap akan dilaksanakan sambil menunggu anggaran tersedia.
“Proses pengerjaan tentu membutuhkan anggaran, kita lagi mengumpulkan anggaran, namun untuk proses pertemuan bersama penjual dan pemilik hak ulayat telah kami lakukan,” terangnya.
Jeck menjelaskan, pemerintah distrik telah menggelar pertemuan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari perwakilan pedagang, pemilik hak ulayat, hingga keluarga adat dari Yahim dan Yoboi, guna membahas persoalan lahan secara terbuka dan menyeluruh.
“Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan dokumen lanjutan, termasuk kemungkinan kontrak baru antara pemerintah dan masyarakat pemilik hak ulayat,”katanya.
Diakuinya, Penyelesaian persoalan tanah akan dilakukan secara terpisah namun paralel dengan tahapan relokasi. Ia mencontohkan, di sejumlah lokasi lain terdapat lahan yang secara administratif belum sepenuhnya menjadi milik pemerintah.
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…