

Kepala Bapenda Kabupaten Jayapura Edi Susanto saat mengikuti Rakor Penertiban Aset danOptimalisasi Pajak Daerah Kabupaten Jayapura serta pendampingan lapangan, bersama Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi, dihadiri Ketua Satgas Korsup Pencegahan Wilayah V KPK, Dian Patria, berlangsung di lantai Dua Kantor BPKAD Kabupaten Jayapura, Jumat (17/11) lalu. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Kepala Bapenda Kabupaten Jayapura Edi Susanto juga mengikuti rapat kordinasi bersama Ketua Satgas Korsup Pencegahan Wilayah V KPK, Dian Patria, terkait Optimalisasi Pajak Daerah Kabupaten Jayapura serta pendampingan lapangan.
Menindaklanjuti apa yang menjadi arahan dari KPK dalam Rakor tersebut, pihaknya terus berupaya melakukan optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah. Memang ada berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi namun pihaknya tetap optimis.
‘’Soal pajak yang selama ini belum optimal dalam penerimaan PAD akan dioptimalkan dengan melihat peluang yang ada, termasuk pajak perhotelan, restoran, PBB, dan lainnya akan terus digali dengan baik,’’ujarnya.
Bapenda terus melakukan sosialisasi secara masih kepada wajib pajak, supaya bisa menjalankan kewajibannya dan memberikan kelonggaran dengan melihat kondisi yang dialami wajib pajak.
“Memang jumlah perhotelan dan restoran di Kabupaten Jayapura beda dengan Kota Jayapura karena banyak perhotelan di Kota Jayapura termasuk usaha restoran dan rumah makan, sehingga potensi pemasukan PAD juga besar. Ditambah lagi dengan adanya pengembangan perumahan di Kabupaten Jayapura dan perkantoran, tentu penerimaan pajak PBB juga bagus,,”ungkapnya, Senin (20/11)kemarin.
Selain itu, untuk galian tipe C yang menjadi catatan dari KPK bisa digarap dengan maksimal ini juga terus diupayakan, karena ini juga salah satu sumber pendapatan di Kabupaten Jayapura karena galian C memang banyak di Kabupaten Jayapura apakah itu material pasir dan lainnya.
Untuk itu, Edi juga terus melakukan pendekatan kepada pemilik hak Ulayat supaya dalam pengelolaan galian C bisa saling menguntungkan, dengan demikian, Pemkab Jayapura juga ikut dapat PAD dari Galian C.
Menurut Edi, kesadaran wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya memang di Kabupaten Jayapura masih harus terus ditingkatkan, supaya wajib pajak benar- benar tahu kewajibannya.
Oleh karena itu, apa yang menjadi pesan Ketua Satgas Korsup Pencegahan Wilayah V KPK, Dian Patria, dalam Rapat Koordinasi Penertiban Aset dan Optimalisasi Pajak Daerah Kabupaten Jayapura serta pendampingan lapangan, harus segera ditindak dengan baik.
“Kami juga butuh kerjasama, dukungan dari OPD Teknis yang membantu memungut retribusi untuk penerimaan PAD, apa yang sudah ditargetkan tentu harus punya komitmen diusahakan dengan baik, sehingga harus ada beban modal dan tanggung jawab,’’tandasnya.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…