Categories: SENTANI

Bangun Rumah Aman, Dinsos Butuh Dana Rp 700 Juta

Diperuntukkan bagi Anak Terlantar dan Penyitas Kekerasan Perempuan

SENTANI– Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Jayapura, belum memiliki rumah aman bagi anak anak terlantar di Kabupaten Jayapura.  Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura Arry Ronny Deda, Senin (20/5) kemarin.

Untuk itu, Arry berharap Pemkab Jayapura bisa membangun rumah aman bagi anak terlantar di Kabupaten Jayapura dengan memberikan dukungan dana pembangunan minimal Rp 700 juta.

“Kami masih membutuhkan anggaran Rp 700 juta untuk membangun rumah aman bagi anak-anak terlantar dan juga penyintas kekerasan perempuan di Kabupaten Jayapura,”ujarnya.

Menurut Arry, pembangunan rumah aman akan difungsikan sebagai penampungan anak terlantar dan penyintas kekerasan perempuan. Mereka akan dibina dan diberikan pelatihan supaya bisa meningkatkan sumber daya diri untuk meningkatkan ekonomi diri pribadi dan keluarga. Dan tentunya tidak jadi sumber masalah di Kabupaten Jayapura khususnya di wilayah Sentani.  Pasalnya, keberadaan anak terlantar bisa menimbulkan kriminalitas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dampak Konflik, Banyak Warga Mengungsi

Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…

32 minutes ago

Sanksi Dinilai Sangat Berat, Persipura Ajukan Banding

Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…

2 hours ago

Bom Meledak di Halaman Gereja, Empat Warga Terluka

“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…

3 hours ago

Total Sudah 74 Laporan dengan 15 Tersangka

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…

4 hours ago

Dituding Sebagai Dalang Konflik, Gubernur Tabo Bikin Laporan Polisi

Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…

5 hours ago

Hanya Tersisa Dua Guru, SD Kampung Wumuka Terancam Gagal Ujian

Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…

6 hours ago