

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura Haryanto saat menghadiri pembukaan pelatihan mebeler dan handicraft yang berlangsung di bengkel kerja SMKN 5 Jayapura di Pasar Youtefa Abepura, Selasa (17/10) lalu. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura Haryanto mengungkapkan, tahun ini akan ada kerjasama yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM bersama BPS Pusat dengan Pemkab Jayapura dalam melakukan pendataan pelaku UMKM Orang Asli Papua dan Non Papua di Kabupaten Jayapura, untuk bisa mengetahui berapa jumlahnya, omzet, jenis usaha dan lainnya.
Saat ini data sementara untuk jumlah UMKM Kabupaten Jayapura sekitar 5800 UMKM. Paling banyak pelaku UMKM adalah OAP dibandingkan non OAP (60:40) namun untuk di wilayah pembangunan 1 dan 2 memang banyak dari Non OAP.
“Untuk pelaku UMKM OAP rata-rata mereka memiliki usaha berjualan di pasar dengan menjual hasil pertanian dan hasil perkebunan ke pasar,”ucapnya saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, Kamis (19/10) kemarin.
Dijelaskan, sebagai bentuk perhatian kepada pelaku usaha, maka Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura telah memberikan pembinaan UMKM, melalui intervensi. Jika pelaku UMKM bergerak dalam bidang kerajinan tangan seperti membuat souvenir khas Papua noken, mahkota, lukisan serat kayu maka diberikan pembinaan maupun pelatihan, termasuk pelaku usaha kuliner dalam membuat olahan sagu juga diberikan perhatian dan lainnya.
Haryanto mengakui, pasca pandemi Covid 19 saat ini pelaku usaha di Kabupaten Jayapura sudah mulai membaik, sehingga diharapkan bisa terus berjalan karena salah satu penyumbang pendapatan asli terbesar daerah adalah dari pelaku usaha. Untuk itu, pelaku usaha harus terus diperhatikan.(dil/ary)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…