

Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Valentina Lovina Tanate
Balai Bahasa Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pemerintah Daerah Guna Perlindungan Bahasa Daerah
SENTANI – Guna melindungi punahnya penggunaan bahasa daerah di Tanah Papua, Balai Bahasa Provinsi Papua melaksanakan rapat koordinasi dan Diskusi Kelompok Terpumpun Revitalisasi Bahasa Daerah di Tanah Papua.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Valentina Lovina Tanate mengatakan, Pelaksanaan kegiatan revitalisasi bahasa daerah tahun ini merupakan tahun keempat
” Kegiatan revitalisasi bahasa daerah merupakan salah satu upaya perlindungan bahasa daerah, yang kami lakukan, dimana perlindungan bahasa daerah sendiri memiliki beberapa tahap yaitu pelaksanaan pemetaan, kajian vitalitas, dan konservasi,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (20/5) kemarin.
Menurutnya, Revitalisasi merupakan penanganan setelah dilakukan kajian terhadap kondisi bahasa daerah, apakah masih aman, kritis atau sudah menuju kepunahan.
“Maka dari itu revitalisasi kita lakukan, guna perlindungan bahasa daerah yang mana sasarannya pada generasi muda. Kenapa harus generasi muda karena mereka yang akan meneruskan bahasa daerah ini kedepannya,” jelas Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua.
Diakuinya, untuk Papua menurut pemetaan Badan Bahasa, sementara ini bahasa daerah di Papua ada 428 bahasa.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…