

Penyerahan bantuan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri kepada masyarakat Papua melalui program Baznas Kabupaten Jayapura, Kamis (18/12). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jayapura menyalurkan santunan kepada masyarakat pada Desember 2025.
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan kegiatan pemberian santunan yang dilakukan Baznas sangat bermanfaat dan mendukung program pemerintah daerah.
“Kegiatan pemberian santunan ini sejak awal sangat bermanfaat dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Jayapura. Bantuan ini sangat berarti, khususnya bagi saudara-saudara kita Orang Asli Papua di bulan Desember,” ujarnya, Kamis (18/12).
Ia menjelaskan, pemberian santunan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung tujuan mewujudkan Kabupaten Jayapura yang aman, nyaman, berkeadilan, maju, dan berkelanjutan.
Abdul Rahman juga berharap agar seluruh proses penyaluran bantuan tetap memperhatikan aturan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Selain itu, ia meminta Baznas Kabupaten Jayapura agar selalu berhati-hati dan cermat dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…