Categories: SENTANI

Malaria Masih Jadi Ancaman Serius, Semua Pihak Diminta Terlibat

SENTANI – Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan malaria masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Jayapura sehingga dibutuhkan keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Hal itu disampaikan saat mendampingi pelatihan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terkait program pemeriksaan malaria. Menurut Haris, kegiatan tersebut penting untuk menekan laju penyebaran malaria melalui pemeriksaan dan edukasi kepada masyarakat.

“Hari ini dari Januari sampai Mei sudah ada peningkatan pemeriksaan malaria. Semua teman-teman kesehatan sedang berupaya mencegah percepatan laju malaria di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Ia berharap peserta pelatihan, termasuk kader kesehatan dan perwakilan puskesmas, dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di kampung masing-masing. “Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan melakukan hal-hal yang dapat menghentikan penyebaran malaria,” katanya.

Haris menegaskan malaria merupakan salah satu penyakit mematikan di Papua yang perlu mendapat perhatian serius selain HIV/AIDS dan penyakit berbahaya lainnya. “Malaria juga salah satu penyakit pembunuh orang Papua. Karena itu tugas saya bersama Pak Bupati dan Dinas Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu, mengatakan penanggulangan malaria membutuhkan keterlibatan lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat. Peserta kegiatan tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, OPD non-kesehatan, hingga TNI dan Polri.

“Tujuan kegiatan ini agar ada tokoh kunci di setiap kampung yang dapat memfasilitasi kegiatan di masyarakat. Karena itu kami melibatkan kepala kampung, OPD terkait, TNI dan Polri supaya kita bekerja bersama-sama memerangi malaria,” ujarnya.

Lilian menjelaskan Kabupaten Jayapura mendapat target dari Kementerian Kesehatan untuk mencapai satu juta pemeriksaan malaria setiap tahun mulai 2025 hingga 2030.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago