

Muhamad Riska (FOTO:Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Polisi telah melakukan penyidikan terhadap peristiwa kebakaran yang menghanguskan 5 unit ruko yang ada di Jalan Utama Kota Sentani. Di mana peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/5).
Kasat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Muhammad Riska menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh tim laboratorium forensik, peristiwa kebakaran yang menghanguskan 5 ruko itu disebabkan karena adanya overload daya listrik pada salah satu meteran yang ada di ruko bengkel kendaraan bermotor.
“Berdasarkan keterangan teknis dari labfor, itu ada overload daya. Inikan ada peningkatan daya di salah satu meteran tapi kabelnya tidak mumpuni,” jelasnya kepada wartawan di Sentani, Kamis (19/5).
Overload listrik artinya beban yang berlebih, yakni suatu kondisi dimana suatu alat listrik yang menanggung beban dengan kapasitas beban tersebut sudah melebihi kemampuan.
Lanjut dia, akibat overload daya itu yang kemudian memicu terjadinya kebakaran. Apalagi di tempat titik munculnya api pertama kali itu banyak sekali bahan atau barang-barang yang mudah terbakar, sehingga api cepat menjalar hingga menghanguskan 5 unit ruko yang ada di samping kiri dan kanan termasuk ke rumah warga.
Diketahui dari peristiwa kebakaran itu juga menghanguskan Kantor Cabang Pembantu BNI Sentani. Sebelumnya Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, menerangkan akibat dari peristiwa kebakaran itu pemilik ruko atau bengkel kendaraan bermotor itu mengalami kerugian miliaran rupiah.(roy/ary)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…