

Konferensi pers pelaksanaan Festival Literasi dan Resiliensi Digelar, yang disampaikan oleh Moderator Dewan Gereja Papua, Pdt. Benny Giay didampingi Ketua Pusat Studi HAM, Sosial dan Pastoral STTWPJ, Hendrica Henny Ohoitimur, M.PdK, Senin (17/11). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Dewan Gereja Papua (DGP) bersama Pusat Studi HAM, Sosial, dan Pastoral STT Walter Post Jayapura (STTWPJ) akan menggelar Festival Literasi dan Resiliensi pada 19–21 November 2025 di Aula Gereja Katolik Paroki Kristus Terang Dunia, Yabansai-Heram, Waena.
Moderator Dewan Gereja Papua, Pdt. Benny Giay mengatakan, kegiatan ini menjadi ruang publik bagi masyarakat Papua untuk merawat ingatan kolektif, memperkuat kesadaran kemanusiaan, serta membangun resiliensi sosial melalui literasi, seni, dan dialog lintas komunitas.
“Festival ini hadir sebagai respons terhadap situasi kemanusiaan yang masih berlangsung di Papua,” jelasnya Senin (17/11).
Melalui rangkaian kegiatan terbuka, pihaknya berupaya menciptakan ruang refleksi bagi publik untuk memahami kembali persoalan sejarah, martabat manusia, serta pentingnya solidaritas sosial.
Sementara itu, Ketua Pusat Studi HAM, Sosial dan Pastoral STTWPJ, Hendrica Henny Ohoitimur, M.PdK, menegaskan bahwa festival ini merupakan momentum penting bagi masyarakat Papua untuk kembali merawat ingatan bersama.
“Festival ini adalah ruang untuk merawat ingatan kita bersama. Di tengah situasi Papua yang penuh luka, literasi, seni, dan dialog menjadi jalan untuk memulihkan martabat manusia serta memperkuat keberanian moral masyarakat,” ujarnya.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…