Lanjutnya, kegiatan tersebut dilakukan selama tiga hari yaitu penyelenggaraan, festival akan diisi berbagai program yang melibatkan penulis, akademisi, seniman, musisi, aktivis lingkungan, hingga keluarga pengungsi internal (IDPs).
Ada juga, Pameran Literasi, Seni, dan Arsip, Foto kondisi pengungsi dari wilayah konflik. Dokumentasi kerusakan hutan adat akibat Proyek Strategis Nasional (PSN). Lukisan dan etalase buku penulis Orang Asli Papua (OAP). serta, Stand UMKM mama-mama gereja dan karya komunitas pengungsi. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…