Categories: SENTANI

Bulan Depan Pemkab Jayapura Gelar Sidang APBD P 2024

SENTANI -Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Parson Horota mengatakan, Pemkab Jayapura melalui Organisasi Perangkat Daerah (PD) sudah melakukan proses pembahasan APBD Perubahan TA 2024,  yang direncanakan targetnya akan dilaksanakan pada bulan September 2024 sudah bisa  dilakukan Sidang APBD P TA 2024.

“Kita target bulan September 2024 sudah bisa lakukan sidang APBD P TA 2024 dan saat ini sedangkan proses pembahasan,”ucapnya, Kamis (15/8 ) kemarin.

Diakuinya, saat ini masing- masing Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura sudah mulai melakukan pembahasan,  terkait program kegiatan yang dijalankan dengan sisa waktu yang semakin mepet di tahun 2024 ini. Jika memang tidak bisa dikerjakan atau dilanjutkan sampai selesai dalam pembahasan APBD P 2024, ia akan tentukan.

Termasuk jika dilanjutkan dengan sisa waktu yang semakin mepet di tahun 2024, apakah harus ada penambahan dana. Ini juga nanti bisa diusulkan, namun semua dikembalikan dengan keuangan daerah. Apakah daerah mampu membiayai dengan PAD nya atau dari dana pusat.

“Jadi saat ini juga telah dilakukan rapat  teknis terkait PAD Kabupaten Jayapura. Di sana juga membahas apakah nanti dalam APBD P TA 2024 ada penambahan dana atau tidak,  karena ini juga tergantung PAD Kabupaten Jayapura targetnya tercapai atau tidak,”ungkapnya.

Untuk itu, dalam program pembahasan APBD Perubahan 2024,  masing- masing OPD harus bisa melihat kembali terkait PAD untuk APBD Perubahan. Sekarang pendapatan untuk APBD  P tidak banyak hanya Rp 1  miliar, tapi tidak tahu nanti jika ada penambahan dari lainnya. Namun paling tidak ada efisien untuk mengatur kebijakan pimpinan terhadap  APBD Perubahan.

Oleh karena itu, diharapkan semua OPD bisa mengoptimalkan PAD kabupaten Jayapura karena ini bisa untuk penambahan anggaran pada OPD di APBD P 2024, termasuk untuk membayar TPP pegawai. Tapi kalau target PAD tidak tercapai dan tidak ada tambahan dana transfer,  tentu dalam APBD P sangatlah sulit ada penambahan dana atau pembiayaan untuk program yang diusulkan oleh masing-masing OPD. (dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

5 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

6 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

7 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

9 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

10 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

20 hours ago