

Wakil Bupati saat memimpin rapat bersama Ikatan Kepala-kepala Sekolah Kabupaten Jayapura, di SMP Negeri 2 Sentani, Selasa (17/6) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Ikatan Kerukunan Kepala-kepala Sekolah di Kabupaten Jayapura, melaksanakan pertemuan bersama Wakil Bupati Jayapura, perihal pembahasan sekolah gratis.
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yochu menjelaskan, terkait sekolah gratis, akan diterapkan pada tahun 2026. Sebelumnya pihaknya, bersama para kepala-kepala sekolah, telah melakukan penandatanganan fakta integritas terkait sekolah gratis.
Menurut Haris, dirinya menyadari bahwa tidak ada pendidikan gratis didunia ini, dimana-mana pasti ada biaya yang dikeluarkan untuk pendidikan.
“Dalam pertemuan ini, telah dibahas bahwa untuk pemberlakuan sekolah gratis akan dilakukan pada tahun 2026, sementara saat ini biaya yang ditetapkan oleh para guru seperti pakaian seragam, hingga semesteran diharapkan tidak memberatkan orang tua murid,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (17/6) kemarin.
Menurutnya, tahun 2026 nantinya dana yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura dapat dipakai untuk pendidikan. “Tujuannya adalah, agar setiap pungutan yang diberlakukan bagi siswa yang masuk maupun yang lulus dari setiap sekolah di Kabupaten Jayapura, tidak lagi dipungut oleh pihak sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Kepala Sekolah Kabupaten Jayapura, Kelasina Yangroseray mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pemerintah dalam hal pemberlakuan sekolah gratis.
“Awalnya kami bingung terkait imbauan sekolah gratis yang dimaksud Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, implementasinya seperti apa, penerapan bagi kami seperti apa, tetapi setelah ada penjelasan dari Wakil Bupati Jayapura, kami pihak sekolah sangat mendukung program ini,” terangnya.
Menurutnya, jika tahun 2026 diberlakukan sekolah gratis, yang mana setiap sekolah mendapat subsidi dari pemerintah melalui dana Otsus dalam hal pengadaan pakaian seragam, hingga buku paket dan sebagainya, akan sangat membantu setiap orang tua peserta didik.
“Kami pihak sekolah merasa sangat dibantu, dan kamu akan lebih fokus dalam hal meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi peserta didik,” terangnya.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…