Categories: SENTANI

SMP N 2 Sentani, Usia 46 Lebih Banyak Berinovasi

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura, Harapkan SMP N 2 Sentani, diusia ke-46 tahun, sudah memiliki banyak pengalaman, dan dapat memberikan motivasi bagi anak-anak didiknya.

Bahkan, pada perayaan HUT ke-46, siswa-siswi SMP N 2 Sentani, juga turut menghadirkan berbagai hasil karya, baik itu menciptakan lagu, menari, melukis, bahkan menyediakan berbagai produk-produk UMKM yang merupakan hasil karya dari para siswa-siswi SMP N 2 Sentani.

Asisten Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Elpina Situmorang mengatakan, SMP N 2 Sentani tidak hanya memberikan motivasi bagi anak-anak didiknya, tetapi juga terkenal dengan banyak prestasi.

“Banyak prestasi yang dihasilkan dari SMP N 2 Sentani, yang membawa citra nama Kabupaten Jayapura, pada HUT ke-46 ini kami melihat pola pengajaran di sekolah ini semakin berkembang, dari dulunya guru merupakan penggerak, sekarang menjadi guru inovasi, inilah yang dapat disaksikan dari pameran festival yang dilakukan anak-anak sekolah SMP N 2 Sentani, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/2) kemarin.

  Diakuinya, hal ini membuktikan transformasi pendidikan sehingga membuat pendidikan yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Jayapura. “ Kami berharap kedepannya ada metode peningkatan pendidikan, sehingga tidak lagi guru yang menjadi aktif, melainkan anak didiknya yang aktif, ” terangnya.Menurut Asisten 1 Setda Kabupaten Jayapura, jika dulu untuk menghitung harus menggunakan kalkulator, sekarang ada sistem menghitung yang lebih cepat tanpa menggunakan sistem.

“Kita sudah melihat hasil-hasil karya dari siswa-siswi ini sangat luar biasa, ada yang bisa membuat minuman fermentasi, kerajinan tangan, daur ulang sampah, percobaan kimia dan sebagainya, ” terangnya Diharapkan dengan produk-produk yang dihasilkan ini, dapat menjadi contoh bagi ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Jayapura.

  Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sentani Kelasina Yangroseray menjelaskn pihaknya sangat bersyukur pada usia yang ke-46 sekolah ini terus berupaya mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan dengan mendekatkan pengalaman siswa pada dunia pendidikan.

  “Kami bersyukur pada usia ke-46, anak-anak didik kami, sudah bisa bertumbuh bersama dan berprestasi bersama sesuai dengan tema kita, anak-anak ini adalah anak-anak hebat, tinggal kita berikan ruang saja, maka mereka dapat berkreasi, hingga salah satu siswa kami dapat menciptakan lagu ” Anak Hebat Indonesia ” artinya mereka adalah generasi emas yang hebat,” terangnya. Diakuinya, jika dulu metode pembelajaran yang diberikan adalah akademik, namun kali ini metode pembelajaran adalah akademik hingga estetik berjalan bersama-sama.

  “Siswa kita belajar mengembangkan keterampilan, ciptakan lagi, minuman rosela, cendol kelor, kayu, tempurung kelapa, dan bahan bekas lainnya, mereka juga membuat miniatur candi, kapal, dan proyek pembelajaran IPS tentang negara maju serta keajaiban-keajaiban dunia,” ujarnya.

   Diharapkan, apa yang mereka lakukan dapat menjdi bekal bagi mereka kedepannya dengan potensi-potensi yang dimiliki. (ana)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

38 minutes ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

6 hours ago