Categories: ALL SPORT

Mutiara Bakau Akhirnya Terdegradasi

JAYAPURA – Pil pahit harus ditelah Persewar Waropen. Tim yang dijuluki Mutiara Bakau ini dipastikan turun kasta ke Liga Nusantara atau Liga 3 pada musim depan. Kekalahan 1-2 dari tuan rumah Gresik United pada babak play-off degradasi Liga 2 di Stadion Gelora Joko Samudro, Minggu (16/2) menjadi penentu nasib tim besutan Eduard Ivakdalam tersebut. Kekalahan tersebut memastikan kiprah tim berjuluk Mutiara Bakau itu di Liga 2 berakhir.

Persewar saat ini masih menjadi juru kunci klasemen grup J dengan 1 poin. Sejatinya, Persewar masih memiliki 2 pertandingan sisa kontra tuan rumah Persiku Kudus dan menjamu Persibo Bojonegoro pada laga pamungkas.  Namun dua laga sisa itu sudah tidak cukup menyelamatkan Persewar dari jurang degradasi, sekalipun menyapu bersih laga sisa.

Persewar terbilang cukup lama berada di Liga 2, tim kebanggaan masyarakat Waropen itu tampil di Liga 2 sejak musim 2019 silam. Musim 2024/2025 mungkin menjadi periode paling sulit bagi Persewar. Mereka menghadapi kompetisi tanpa persiapan apapun. Finansial klub musim ini sedang hancur-hancuran.

Tak heran jika Persewar musim ini begitu terseok-seok. Persewar musim ini hanya mampu mengalahkan RANS Nusantara FC pada babak pendahuluan. RANS pun musim depan akan menemani Persewar di Liga Nusantara. Juru taktik Persewar, Eduard Ivakdalam mengatakan bahwa ini bukan hasil yang baik bagi mereka. Tapi legenda hidup Persipura Jayapura itu tetap menerima kenyataan untuk berjuang kembali dari Liga 3 atau Liga Nusantara.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

7 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

8 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

8 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

9 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

9 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

10 hours ago