“Memang pagu anggaran pada OPD di Kabupaten Jayapura mengalami penurunan walaupun APBD 2024 kita ada sedikit kenaikan, namun kita ada alokasi anggaran kepentingan Pemilu, penambahan pegawai guru dan kesehatan, serta pembiayaan gaji seleksi P3K yang telah lulus seleksi nasional dan gajinya dibayar Pemkab termasuk P3K yang direkrut dari Kabupaten Jayapura. Semua gajinya menjadi tanggung jawab Pemkab Jayapura,”ungkapnya.
Parson menjelaskan, setiap perangkat daerah tentunya pagu anggaran memang menurun dan jumlahnya memang berbeda-beda disesuaikan dengan prioritas program kegiatannya. Ia mencontohkan untuk Bappeda Kabupaten Jayapura sendiri dulu mengelola dana Rp 14 miliar kini jadi Rp 10 miliar.
Selain itu, nanti kursi legislatif di Kabupaten Jayapura menjadi 30 kursi dari 25 kursi di periode sebelumnya karena penambahan jumlah penduduk dan Dapil. Belum ditambah lagi kursi dewan pengangkatan khusus dari Otsus ada 8 orang tentu ini menjadikan tambahan pagu dana di Pemkab Jayapura.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Senator DPD RI Paul Finsen Mayor, Senator DPD…
Menurutnya, komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama menunjukkan keseriusan dalam…
Proses pengiriman berkas perkara milik tersangka RI selaku pengedar narkotika jenis sabu di Mimika yang…
Korban diketahui berinisial NR, berusia sekitar 40 tahun, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…
Amri menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan perkara tersebut ditangani secara profesional sesuai…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.Og menyatakan banyaknya pasien yag ditangani odi RSUD…