

SENTANI- Diduga dipengaruhi Minuman Keras (Miras) alias mabuk, pengemudi mobil Honda Brio warna silver, Chliford Deda (19) menabrak dinding parit (talud) di jalan raya Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Sabtu (16/2).
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Timur, Iptu Heri Wicahya, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kecelakan tunggal, karena pengemudi mobil dalam keadaan di pengaruhi Miras, sehingga menabrak talud atau parit.
“Kecelakaan ini terjadi karena pengemudi mobil dalam keadaan mabuk, sehingga menabrak talud jalan raya Kampung Asei Kecil,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (16/2).
Menurut Heri, kecelakaan ini berawal saat pengemudi mobil dalam keadaan mabuk melaju dari arah Waena menuju ke Sentani dengan kecepatan tinggi. Pada saat melewati tikungan di jalan raya Kampung Asei Kecil, pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga menabrak talud.
“Akibat kecelakaan ini, pengemudi mobil mengalami luka-luka pada bagian wajah, mata sebelah kiri dan pada bagian kepala serta mobil yang dikendarai mengalami rusak berat,” ucapnya.
Dia menyatakan, pihaknya sudah mengamankan mobil tersebut di Polsek Sentani Timur, namun pengemudi mobil selaku pemilik mendatangi Mapolsek Sentani Timur, sehingga kemudian membawa kembali mobilnya menggunakan mobil derek. (bet/tho)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…