Ia berharap Kampung Bring menjadi model kampung mandiri yang dapat ditiru oleh daerah lain di Papua. “Pemprov Papua memberikan bantuan teknis, program pendampingan, serta dukungan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kampung. Pemerintah daerah juga akan memastikan akses terhadap modal, teknologi, dan pelatihan untuk memberdayakan masyarakat kampung,” kata Limbong.
Kampung Bring dapat menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan kampung yang mandiri dan berkelanjutan. Karena kemandirian kampung bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang keberdayaan masyarakatnya dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
Pj Gubernur juga meminta kepada Bank Indonesia, Bank Papua dan Bank BNI yang ikut dalam kunjungan tersebut memberikan kontribusi aktif untuk membantu hal-hal yang dibutuhkan dan pengembangan Kampung Bring, terlebih pengembangan ekonomi rakyat. (fia/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…