

Tim Medis Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas) Distrik Sentani Barat, saat melakukan screening kesehatan di 17 TPS Wilayah Kampung Waibron, Distrik Sentani Barat, Selasa (13/2) malam, sebelum dilakukan pencoblosan di Hari Rabu (14/2) kemarin, sehingga petugas KPPS dalam bertugas dipastikan kesehatannya tetap diperhatikan dan dijaga dengan baik. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengatakan, suksesnya Pemilu serentak tahun 2024 juga harus didukung dengan fisik dan kesehatan yang baik dan ekstra. Semua petugas di TPS apakah para anggota KPPS, PPD dan lainnya harus benar-benar dijamin kesehatannya.
Oleh karena itu, Dinkes Kabupaten Jayapura telah menerjunkan petugas kesehatan dan tim medis dalam membantu suksesnya Pemilu di Kabupaten Jayapura dan menyiapkan obat- obatan maupun pemeriksaan kesehatan.
Jika ada petugas yang merasa sakit atau butuh obat- obatan dan vitamin, akan diperiksa petugas medis, sehingga tim medis diterjunkan dengan melakukan patroli ke TPS-TPS dan jika ada yang membutuhkan akan didatangi.
Ditambahkan, sebelum petugas TPS menjalankan tugasnya mereka juga dilakukan screening kesehatan oleh Tim Medis PKM, supaya petugas saat bertugas pada Rabu (14/2) mereka sudah siap dan tidak ada kendala apapun.
“Untuk membantu menjaga kesehatan petugas di setiap TPS di Kabupaten Jayapura, pada saat pencoblosan kami juga turunkan tim medis untuk melakukan patroli dan ini sudah kami perintahkan kepada seluruh Kepala Puskesmas agar melaksanakannya,”ucapnya, Rabu (14/2) kemarin.
Ditambahkan, tim medis yang diturunkan akan melakukan pengecekan kesehatan para petugas KPPS ( Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara) setiap TPS. Mereka juga akan standby. Itu untuk mencegah apabila ada gangguan kesehatan yang secara tiba-tiba,”ujarnya.
Kadinkes Khairul Lie mengakui, pelaksanaan Pemilu serentak membutuhkan tenaga ekstra dari pagi hingga malam hari. Baik melayani warga yang datang menggunakan hak pilih maupun setelah itu. Petugas lalu melakukan penghitungan selesai pencoblosan. Tim medis dan obat-obatan disiapkan karena berkaca dari Pemilu tahun 2019, banyak petugas yang sakit bahkan meninggal dunia.
“Pada Pemilu tahun 2019 lalu, kita pasti sudah pada tahu petugas di TPS yang meninggal dunia akibat kecapaian dan kelelahan. Jadi kita akan mencegah hal itu agar tidak terulang kembali, kita turunkan tim medis dengan kesiapan yang baik,”tandasnya.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…
Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…
Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…